Kemenlu Akan Bantu Pemasaran Potensi Rembang di Pasar Internasional

Kementerian Luar Ngeri (Kemenlu) Republik Indonesia (RI) berkesempatan mengunjungi Kabupaten Rembang. Kunjungan yang dikemas melalui sosialisasi capaian diplomasi kemenlu itu diterima langsung Bupati Rembang, Abdul Hafidz di aula lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Kamis (16/1).

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan Kabupaten Rembang memiliki banyak potensi yang ada untuk dipasarkan ke luar negeri. Mulai dari potensi kelautan hingga potensi yang lain.

Menurutnya, lautan di Rembang ini terbentang sekitar 63 kilo meter. Terdapat 14 TPI. Setiap transaksi rata-rata 800 ton setiap hari. Selain produk perikanan Rembang juga memiliki 39 ribu UMKM dengan berbagai produknya.

“Sementara industri pengolah ikan kita ada 14, yang kebutuhannya setiap hari ada 1.200 ton. Sehingga masih minus. Jadi, antara produk tangkap ada dengan kebutuhan para pelaku industri pengolah ikan yang berskala ekspor ini masih minus 400 ton setiap hari,” papar dia seperti keterangan yang diterima IDN Times.

2. Angkat potensi lokal agar dapat berkembang di pasar luar negeri

Sekretaris Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Rossy Verona mengatakan kedatangan rombongan Kemlu RI ke Rembang untuk membangun sinergi kemitraan antara Pemerintah RI melalui Pemerintah Daerah (Pemda) Rembang dengan pengusaha.

Kunjungan ini bertujuan supaya kemampuan di dalam negeri bisa dihubungkan dengan potensi yang ada di luar negeri. Dengan begitu, produk dalam negeri menembus pangsa pasar di luar negeri.

“Kita di Kemlu akan terus bangun sinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan pengusahanya. Karena ujung tombak ekonomi banyak di daerah,” kata dia.

3. Akan bantu pemasaran produk dari Rembang ke luar negeri

Dia menjelaskan, bahwa untuk promosi produk dalam negeri ke luar negeri memiliki banyak event yang dapat dimanfaatkan. Seperti Shongkla, Dubai dan Trans Expo Indonesia (TEI).

Bukan hanya itu saja, pihaknya juga dapat membantu produk- produk Rembang mana saja yang cocok dipasarkan di sejumlah negara yang tepat. Di antaranya produk ikan bisa dijual ke Tiongkok, Arab Saudi dan negara-negara yang banyak dihuni oleh orang Indonesia serta garmen yang cocok jika dipasarkan di negara timur tengah.
Dengan begitu diharapkan, dengan adanya kunjungan tersebut ke depannya ekonomi di Rembang semakin meningkat.  Produk dari Rembang layak dipromosikan ke luar negeri, tinggal penyesuaian kualitas seperti kemasan

Oetoro Aji idn times

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *