MENCINTAI SENI TARI TERMASUK MELESTARIKAN BUDAYA KEARIFAN LOKAL

Ketertarikan masyarakat Blora untuk menekuni seni dibidang tari ini ternyata masih sangat tinggi. Hal itu diungkapkan Arief Rohman wakil bupati Blora, ketika rumah dinas wakil bupati ini disambangi para pecinta tari dari Sangar Cahyaningrum.
“Tari merupakan budaya yang harus kita lestarikan dan dipertahankan, Alhamdulillah seni tari di Blora masih sangat tinggi peminatnya dan ini akan kita kawal secara terus menerus sehingga kedepan kesenian tari ini bisa lebih maju lagi”, ungkap Mas Arief sapaan akrab wakil bupati Blora (16/8) lalu.
Dimotori Era Prasasti Ningrum (24 tahun, red) , remaja cantik asal jl. Gunung Lawu 59 Blora, seni tari di Sanggar Cahyaningrum ini selalu terlihat ramai pengunjung. Pasalnya selain murah meriah, para pengunjung juga bisa berlatih menari mulai dari tari tradisional dan modern dance (tari modern, red) dan hanya mengeluarkan gocek Rp 8.000 (Delapan ribu rupiah) saja pengunjung sudah bisa berlatih menari dengan durasi waktu dua jam.
Era sapaan akrab remaja lulusan SMK 8 Surakarta ini menuturkan, Kesibukan sehari-hari saya yakni mengajar tari di Sanggar Cahyaningrum dan Alhamdulillah sudah banyak peminatnya mulai dari anak-anak SD, SMP dan SMA, apalagi disaat memasuki era new normal dampak dari virus covid 19 seperti sekarang ini, banyak anak-anak sekolah mengisi kejenuhan dengan berlatih menari “, tuturnya.
Era menambahkan, dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ini biasanya menjadi momen bagi kami untuk unjuk gigi dipanggung pentas, namun karena adanya pandemi ini mungkin tidak ada panggung hiburan.
” Tahun ini memang tidak ada panggung hiburan dan karnaval, namun kami selalu giat berlatih untuk persiapan ketika pandemi ini telah usai”, Ucap era yang sudah hobby menari sejak usia 5 tahun itu.
Sementara itu Arief Rohman juga mengajak semua masyarakat Blora untuk ikut andil melestarikan budaya seni tari ini.
” Ayo adik-adik tetap semangat berlatih, ajak semua teman-teman berlatih menari di Sanggar Cahyaningrum dan saya sebagai wakil bupati akan terus mendukung kegiatan ini, semoga muncul Era Era berikutnya untuk mengembangkan Sanggar-sanggar di Blora tercinta ini, pasalnya sesuatu yang bersifat tradisional layak dipertahankan sebab bagaimanapun tradisi lama dan kearifan tradisional dapat diolah kembali untuk memperkuat kohesi masyarakat sekaligus modal membangun bangsa”, Pungkasnya. (Kinan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *