Arief Rohman, Blusukan Ke Warung Kopi Dan Berdiskusi Dengan Warga

Mas Arief, sapaan akrab Arief Rohman calon bupati yang diusung dari Partai PDIP, PKB, PKS, Perindo dan PAN berpasangan dengan Tri Yuli Setyowati sebagai calon wakil bupati, pagi tadi melakukan blusukan ke warung kopi Desa Brumbung Kecamatan Jepon. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, Mas Arief sembari menikmati kopi kotok kas buatan “Mbak Mi” pemilik warung, mengajak pengunjung berdiskusi tentang apa yang menjadi permasalahan di wilayah masing-masing.

Sukahar (50), warga setempat yang kebetulan berada diwarung mengaku kaget dengan kedatangan calon bupati muda tersebut. ” benar-benar gak nyangka secara tiba-tiba kedatangan calon bupati Arief Rohman, ” ungkapnya.
Menurutnya, inilah yang diharapkan masyarakat, calon muda yang syarat pengalaman dan merakyat, bisa berbaur dan kami tanpa kaku bisa menyampaikan aspirasi langsung.
“ibarat kendaraan masih impresif, dan Blora butuh pemimpin muda yang berpengalaman seperti Mas Arief, ” tambah Sukahar yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu.

Senada dengan Suratin (55) buruh serabutan, kepada wartawan Suratin mengaku gak nyangka kedatangan calon bupati Arief Rohman. “Gak nyongko Mas, secara tiba-tiba kedatangan calon bupati, ” turur Suratin.
Suratin menambahkan, “inilah yang diharapkan masyarakat, pemimpin yang mau turun dan mendengar aspirasi warganya, banyak tadi usulan dari warga salah satunya tentang infrastruktur dan kebutuhan pupuk, ” tambahnya.

Sementara, Arief Rohman, kepada awak media menjelaskan, ” blusulan ini sudah sering kali dilakukan, hanya saja tidak terekspos di media, dengan bertemu langsung bersama masyarakat, sehingga bisa mendengar apa yang menjadi keluhan dan itu menjadi catatan yang kemudian harus direalisasikan ketika nanti saya dipercaya untuk memimpin Blora, ” jelas Arief.

Dari beberapa titik kunjungan, imbuh Arief, rata-rata infrastruktur jalan yang masih menjadi persoalan yang harus segera dituntaskan, banyaknya pengangguran, kebutuhan pupuk dan kebutuhan air juga skala prioritas yang harus segera diselesaikan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *