Brigade Meo Kota Kupang Menolak Kehadiran KAMI

Ketua Brigade Meo Kota Kupang, Andy Pau, kemarin, menegaskan, kehadiran KAMI menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Terbukti dari kekisruhan di beberapa daerah seperti di Surabaya, Sukoharjo, Lombok, dan sejumlah daerah lainnya.

“Kehadiran KAMI ini membuat masyarakat resah. Brigade Meo tolak KAMI,” ungkapnya.

KAMI tidak dibutuhkan di Kota Kupang. Karena sudah banyak contoh ribut diluar sana. Sehingga tidak boleh ada gerakan-gerakan seperti KAMI,” tegasnya.

Sikap penolakan sejumlah elemen masyarakat bukan berarti menghalang-halangi kebebasan ruang demokrasi warga negara, namun lebih pada pertimbangan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di NTT.

“Siapapun berhak berdemokrasi. Akan tetapi, penolakan KAMI di NTT ini untuk kantibmas dan mencegah kegaduhan, konflik-konflik baru ditengah masyarakat NTT,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *