Mangkir Dua Kali, Camat Jepon Dinyatakan Langgar Netralitas ASN

Blora – Bawaslu Kabupaten Blora akhirnya memutus Camat Jepon dan Plt. Sekcam Jepon bersalah melanggar Netralitas ASN. Hasilnya sudah dikirim ke KASN untuk mendapat rekomendasi sanksi langsung.

Komisioner Bawaslu Blora, Sugie Rustiono mengaku, Camat Jepon dan dan Plt. Sekcam dilaporkan sebelum Pilkada. Pelaporannya terkait netralitas ASan. “Kegiatan di rumah makan. Isinya mengarahkan dukungan ke salah satu paslon,”terangnya.

Dia menambahkan, saat diklarifimasi, keduanya tidak hadir. “Kami undang dua kali. Tidak hadir. Karena sudah lima hari proses kami lanjutkan,”jelasnya.
Mantan wartawan suara merdeka ini menegaskan, untuk pelanggarannya sama dengan yang lainnya. Mulai lurah jetis, kepala sekolah SD Japah dan lainnya.
Sebelumnya, Dua ASN di Kecamatan Jepon dilaporkan ke Bawaslu Blora belum lama ini. Mereka adalah Camat Jepon dan Plt. Sekcam Jepon.

Keduanya dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan kampanye salah satu paslon di hari tenang. Tepatnya pada Minggu(6/12) di salah satu rumah makan.
Isa Yuli Haryanto mengatakan, laporan dugaan netralitas ASN tersebut diterima oleh Eddi Suntoro salah satu staf Bawaslu Blora. Laporan dilayangkan pada Senin(7/12) kemarin.
“Ada perwakilan 16 desa yang diundang dalam acara tersebut. Kami menduga para terlapor melakukan kampanye terselubung,”ucapnya.
Dia mengaku sudah mengantongi bukti-bukti dalam acara tersebut.

Semua sudah diserahkan kepada Bawaslu.”Saya berharap laporan ini bisa diproses sesuai mekanisme yang berlaku,”jelasnya.
Menurutnya, meski sudah ada beberapa ASN yang dijatuhi sanksi KASN, namun belum juha pada belajar untuk tidak berpolitik. “Kami minta, ASN tidak bermain-main dengan politik. Regulasinya sudah jelas dan tegas diatur dalam UU. Baik UU pilkada, ASN, Pemerintah Daerah maupun PP 53/2010,”bebernya.()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *