Pelukis Blora Totok “Pekik”, Ikut Mewarnai Area Grojogan

Teras Taman Grojogan yang semula terlihat gelap dan kumuh, sekarang sudah terlihat cantik dan terang benderang. Pelaku UMKM yang semula enggan untuk menempati tempat tersebut, sekarang mulai berdatangan. Banyaknya pengunjung yang ingin bersantai memanjakan mata disuasana teras grojogan menjadi alasan bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produknya.

Hal tersebut tak luput dari kerja keras para relawan, seniman dan dinas terkait, semangat untuk menghidupkan kembali teras grojogan begitu terlihat. Mulai dari menanam ratusan bibit pohon, membersihkan sungai hingga mempercantik teras grojogan dengan hiasan lampu dan lukisan dari para seniman.

Rahmanto (58), salah satu seniman yang bertempat tinggal di Dukuh Ketangar Kelurahan Karangjati Blora mengungkapkan, ” memang potensi yang ada di Grojogan ini sebetulnya banyak sekali, mulai dari satwa hingga seni budaya. Sayang kalau hanya ditelantarkan begitu saja, ” ungkap Rahmanto yang akrab disapa Totok Pekik kepada wartawan di sela-sela melukis dinding didepan toilet teras Taman Grojogan Blora, Selasa (16/2) lalu.

Menurutnya, bilamana sumber daya ini dikelola dengan baik maka akan menjadi daya tarik pengunjung dan wisatawan.

” Perlunya gotong royong dari semua pihak baik masyarakat maupun dinas terkait untuk terus menjaga dan melestarikannya,” imbuhnya.

Totok menambahkan, ” misalnya lukisan dinding 4×3 meter ini, dengan konsep sketsa air terjun grojogan, sosok naga, singa barong, anjing, putri, punokawan, kuda, burung, kelelawar, capung, kupu-kupu, hingga ular weling dan kepiting dengan pewarnaan hitam putih yang terkesan klasik, sangat cocok menjadi spot foto bagi para pengunjung dan wisatawan,” tambah seniman jebolan ASRI jogjakarta di era tahun 1986 itu.

“Semoga dengan karya ini menjadi pemicu semangat untuk kawan-kawan agar ikut serta menjaga, melestarikan, sehingga kedepan bisa menjadi semacam miniatur kawasan taman seni budaya tempat para seniman berapresiasi memajang karyanya, dan menjadi tempat rekreasi yang edukatif dari semua usia, ” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *